Srawung Seni Candi

Srawung Seni Candi diselengarakan di kompleks Candi Sukuh, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Srawung Seni Candi diartikan sebagai rasa kebersamaan, gotong royong, bawa rasa, nguda rasa, ngobrol percakapan-percakapan antara penonton, kritikus, maupun penyaji. Srawung Seni Candi dilaksanakan sejak tahun 2003 yang bertujuan sebagai sarana untuk menyatukan apresiasi para pecinta seni dan para pujangga untuk mengekplorasi dan mengekspresikan nilai-nilai budaya dan tradisi dengan kolaborasi modern. Srawung Seni Candi diselenggarakan oleh Padepokan Lemah Putih Gondangrejo Karanganyar, di bawah pimpinan Suprapto Suryodarmo, atau lebih dikenal dengan panggilan Mbah Prapto, bekerjasama dengan berbagai pihak. Selain pementasan Srawung Seni Candi, diselenggarakan rangkaian acara sarasehan, malam tirakatan, dan pemberian bibit pohon kepada masyarakat yan biasa dilaksanakan tanal terakhir bulan Desember hingga awal tanggal di awal bulan Januari (biasanya sekitar tanggal 30 Desember sampai tanggal 2 Januari).

Tidak hanya seniman lokal, puluhan seniman mancanegara turut meramaikan gelaran Srawung Seni Sukuh yang di gunakan sebagai ajang bertemunya seniman, baik lokal, mancanegara, klasik, atau pun modern. Acara ini diharapkan menembus pembatas yang ada di dunia kesenian selama ini. Lebih khusus lagi, Srawung Seni Sukuh sebagai wujud interaksi secara nurani.

Gelaran Srawung Seni Candi Sukuh melibatkan berbagai kelompok seni, antara lain Ketoprak Ngampung dari Solo, Sahita dari Solo, seni Carabalen dari Karanganyar, Reog Gembong Kertojoyo dari Sukoharjo, kelompok Merapi Timur dari Klaten, kelompok Rumah Tari Sangishu dari Lampung, Sabdopalon Nayagenggong dari Ngargoyoso, Burkard Korner dari Jerman, maupun Wirastuti dan Luluk Ari dari Solo, dan Studio Taksu dari Solo.

 

Srawung Seni Candi

Srawung Seni Candi, Persembahan Candi Sukuh untuk Dunia

Srawung Seni Candi

https://jateng.antaranews.com/berita/207816/srawung-seni-candi