Wayang Wong Sriwedari

Wayang Wong Sriwedari

Wayang Wong Sriwedari

Di Kota Solo kita bisa menemukan tempat khusus untuk menonton Wayang Orang yang lokasinya satu kompleks dengan Stadion Sriwedari. Penonton Wayang Orang Sriwedari berasal dari berbagai usia mulai dari anak kecil, anak muda, dan orang dewasa walaupun dominannya berisikan orang dewasa. Bahkan tidak jarang banyak turis mancanegara yang ikut menyaksikan pertunjukan Wayang Orang, dengan bantuan screen berisi terjemahan dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, para turis dan penonton lain dapat menikmati pertunjukan tanoa kesulitan bahasa yang digunakan para pemain Wayang Orang.

Para pemain Wayang Orang Sriwedari adalah pegawai negeri sipil Pemkot Solo yang memang bertugas secara khusus untuk menari dan tampil di pertunjukan wayang orang. Pengangkatan para pemain wayang sebagai PNS ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kota Solo untuk melestarikan pertunjukan Wayang Orang Sriwedari. Sejak tahun 2001, wayang wong Sriwedari dikelola oleh Dinas Pariwisata Seni dan Budaya (Diparsenibud) di bawah Seksi Pengendalian dan Pelestarian Aset Seni dan Budaya melalui surat keputusan Wali Kota Surakarta nomor 25 tahun 2001. Wayang Wong Sriwedari saat ini tercatat di Museum Rekor MURI sebagai organisasi wayang tertua. Wayang ini pernah mengadakan pementasan di Jerman dan Eropa Barat. Wayang Wong Sriwedari memiliki koordinator, sutradara, asisten sutradara, bagian penjual tiket, penabuh gamelan atau pengrawit, pelakon atau disebut anak wayang, dan dekorasi.