Tidak Sekedar Tari

Tidak Sekedar Tari

Tidak Sekedar Tari Biasa

Tidak Sekedar Tari adalah acara dua bulanan yang dilaksanakan di Pendopo Wisma Seni. Tidak Sekedar Tari atau lebih sering disingkat TST menjadi salah satu wadah untuk para seniman tari bereksperimen. Dapat dikatakan bahwa TST menjadi lanoraturium mereka untuk berkarya, bertemu, dan berdiskusi persoalan karya yang tampil. Melalui pertemuan pada acara TST, para seniman akan mencoba eksplorasi bentuk-bentuk tari yang baru yang basic tariannya bisa tradisi, klasik, maupun modern. Acara ini terselenggara berkat kerjasama antara Taman Budaya Jawa Tengah, Komunitas Wisma Seni, Studio Taksu dan Yayasan Ekos Dance. Karya dan kelompok yang pernah tampil antara lain “Ngligo” karya Nadjib (Inund), “Suku” garapan Jogja’s Body Movement, “Momoye” arahan Dwi Surni Cahyaningtyas, “Tumuruning” karya Tumuruning Nur Rahayu Lestari (Cikal), “Lost Control” karya Agil Pramudya Wardana, dan “Dji” karya Hendro Utomo (Omah Citra Kayangan).Tidak Sekedar Tari diadakan setiap 2 bulan sekali yang  jatuh pada bulan genap. Yang tampil disini hampir selalu karya eksploratif. Mereka bebas menampilkan apa yang mau mereka tampilkan, tapi pada prinsipnya muncul warna-warna baru yang dicapai dan sangat variatif.